Perempuan yang Bertanya
Ia bertanya, “Bagaimana mestinya aku menjadi perempuan?”
Setelah heran karena ia bertanya pada seorang lelaki, aku menjawab:
Menjadi perempuan sama dengan menjadi lelaki,
Tidak lebih dan tidak kurang.
Jawaban selebihnya aku tak tahu.
Jangan tanya nenekmu, karena ingatannya jauh.
Jangan tanya ibumu, karena siapa tahu ia berpikir seperti bapakmu.
Jangan tanya tetanggamu karena ia akan menyuruhmu masuk rumah dan memasak.
Apalagi jangan tanya para pemuka agama, karena mereka tak punya imajinasi.
Jangan tanya presiden, karena jangan2 dia tidak tahu kalau mahluk yang namanya perempuan itu ada.
Juga jangan tanya aku, karena aku bisa berbohong.
Sebaiknya kamu bertanya pada pelangi yang muncul setelah hujan,
Atau pada awan yang kerap berubah bentuk,
Atau pada anak kecil yang sedang mendekap dada ibunya.
Mungkin mereka tempat yang tepat untuk bertanya,
Karena mereka tak bisa berbohong,
Dan karena mereka adalah sumber imajinasi.
Sementara kamu mencari jawabnya,
Aku akan bertanya sendirian, “Bagaimana mestinya aku menjadi laki-laki?”
























wahhh.. salut. i like it! blognya ok jg nih.
vivin
Agustus 23, 2007
gabungin aja laki2+wanita=….?
ada dua kemungkinan lho…! PR
salam kenal!
benbego
Oktober 29, 2007
wuih…hebat, jrot! tabik!
azizah
Januari 25, 2008
Jadi apa jawaban dari tanyamu, Quin?
Ella
Maret 30, 2009